Minggu, 8 November 2026
UMKM APRINDO Ingatkan UMKM Optimalkan Teknologi Digital Agar Tida

APRINDO Ingatkan UMKM Optimalkan Teknologi Digital Agar Tidak Terseok-seok di Era Kompetisi

Minggu, 8 November 2026 08:35 WIB | Redaksi Aitomation Biz

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mengingatkan pelaku UMKM untuk segera mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan dan platform e-commerce agar mampu bertahan dan bersaing di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat.

APRINDO menyoroti ketimpangan yang masih menghantui pelaku UMKM Indonesia. Banyak di antara mereka yang belum mampu menembus pasar digital secara optimal. Kondisi ini membuat segmentasi bisnis mereka cenderung stagnan dan sulit berkembang. "UMKM harus mulai serius mengadopsi AI dan e-commerce. Kalau tidak, mereka akan tertinggal jauh dari pelaku usaha yang sudah lebih dulu bergerak," jelas perwakilan APRINDO dalam kesempatan tersebut. APRINDO melihat potensi besar tersimpan dalam ekosistem digital Indonesia. Namun potensi itu belum termaksimalkan karena minimnya literasi teknologi di kalangan pelaku UMKM. Mereka menilai pelatihan dan pendampingan menjadi kunci utama untuk mengubah situasi ini. Dukungan pemerintah melalui berbagai program digitalisasi dinilai APRINDO sebagai langkah positif. Namun keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesiapan UMKM sendiri dalam menerima dan menerapkan teknologi baru. APRINDO berharap ke depannya semakin banyak UMKM yang berhasil naik kelas melalui transformasi digital. Dengan begitu, kontribusi sektor ritel dan perdagangan terhadap ekonomi nasional bisa meningkat secara signifikan.

Apa Tantangan Utama yang Dihadapi UMKM dalam Mengadopsi Teknologi Digital?

Ketidakpahaman terhadap teknologi menjadi tantangan paling mendasar. Banyak pelaku UMKM yang belum familiar dengan cara kerja algoritma e-commerce maupun penerapan AI untuk mengoptimalkan operasional bisnis mereka. Selain itu, keterbatasan modal juga menjadi hambatan dalam membeli perangkat dan software pendukung.

Bagaimana Langkah konkret yang Disarankan APRINDO untuk UMKM?

APRINDO menyarankan pelaku UMKM untuk mulai dari hal sederhana. Memanfaatkan marketplace sebagai gerbang awal masuk ke dunia digital dinilai langkah yang tepat. Setelah terbiasa, baru kemudian mengeksplorasi fitur-fitur AI untuk analitik pasar dan manajemen inventori.

AspekDetail
Fokus UtamaAI dan E-Commerce
SasaranPelaku UMKM Indonesia
TujuanNaik Kelas dan Bersaing
Peran APRINDOPemberi Arah dan Dorongan
TantanganLiterasi Teknologi dan Modal

Apakah Program Pelatihan Menjadi Prioritas APRINDO ke Depan?

APRINDO menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan UMKM di era digital. Mereka menekankan bahwa pelatihan bukan hanya soal teknis, tetapi juga mindsets pelaku usaha yang harus diubah agar lebih terbuka terhadap inovasi dan perubahan.

Bagaimana Prospek UMKM Digital Indonesia ke Menjelang Akhir 2026?

Prospek UMKM digital di Indonesia masih sangat menjanjikan. Populasi pengguna internet yang besar dan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap belanja online menjadi modal utama. APRINDO optimistis jika UMKM mau beradaptasi, pertumbuhan sektor ini bisa melampaui ekspektasi dalam beberapa tahun ke depan. APRINDO berharap sinergi antara asosiasi, pemerintah, dan pelaku usaha bisa terjalin lebih kuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM digital secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber: Bagikan Berita (bagikanberita.pikiran-rakyat.com)

Baca Juga